PDIP Benarkan Anggaran Bocor, Tapi Tak Sampai Rp500 Triliun

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 07:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 11 605 2016140 pdip-benarkan-anggaran-bocor-tapi-tak-sampai-rp500-triliun-X7d64n5e8B.jpg Foto Istimewa

 JAKARTA - Pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto terkait kebocoran anggaran negara sebesar Rp500 triliun menuai polemik.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno membenarkan adanya kebocoran anggaran negara karena tidak efisiennya pelaksanaan dan pengawasan.

"Sudah pernah saya jelaskan, kebocoran ada, tetapi lebih dalam bentuk penggelembungan anggaran, ketidakefisienan pelaksanaan dan pengawasan yang belum efektif," kata Hendrawan kepada Okezone, Senin (11/2/2019).

Namun demikian, Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan bahwa bocornya anggaran negara tersebut sudah semakin mengecil di era pemerintahan Jokowi.

Hendrawan pun meminta agar perkiraan bocornya anggaran tersebut tidak dilakukan secara ceroboh. Pasalnya, besaran yang ditengarai bocor itu tidak sebesar seperti diungkapkan Prabowo, yakni Rp500 triliun.

"Sudah ada kemajuan. Angkanya tidak boleh diperkirakan secara ceroboh. Angka akuratnya susah. Tapi logika kita mengatakan tidak sebesar itu (500 triliun)," ungkap dia.

Sekadar informasi, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut ada kebocoran anggaran pemerintah sebanyak 500 triliun. Indikasi kebocoran itu, kata Prabowo, akibat penggelembungan dana di sejumlah proyek pemerintah.

Presiden RI yang juga capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar Prabowo tidak asal ngomong. Jokowi me‎minta agar Prabowo melaporkan tudingannya tersebut ke KPK diserta data yang valid.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini