Selain melakukan orasi, aksi massa juga membawa beberapa spanduk yang bertuliskan 'Stop Kriminalisasi Ulama' adn 'Hati-hati Daging Ulama Itu Beracun'.
"Aksi ini juga bentuk protes dari kami karena kami merasa polisi membeda-bedakan penanganan kasus antara pendukung paslon Pilpres," kata dia.
Edi Lukito menegaskan tidak akan membawa atau mengirimkan anggota untuk mengawal periksaan Slamet Ma'arif yang akan dilakukan di Polda Jawa Tengah.
"Meski begitu, kami akan berkoordinasi dengan ormas di Semarang agar menggelar aksi yang sama. Jangan sampai ada ulama dipersekusi tapi kita diam, dosa besar. Aksi kami tetap digelar di Solo," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.