Kelompok Sunni Jaish al-Adl telah melancarkan sejumlah serangan terhadap personel keamanan di Sistan-Baluchistan, yang banyak penduduknya meliputi etnik Baluchi dan Muslim Sunni.
Awal bulan ini, Jaish al-Adl dituding melancarkan serangan terhadap pangkalan paramiliter Nik Shahr yang menyebabkan satu anggota Pengawal Revolusi meninggal dunia dan lima orang lainnya luka.
Pada akhir Januari, kelompok itu mengaku melakukan dua serangan bom yang menyebabkan tiga anggota polisi di Zahidan luka.

Pada Oktober 2018, Jaish al-Adl menyandera setidaknya 10 personel keamanan, termasuk anggota Garda Revolusi di pos perbatasan Mirjaveh.
(Baca Juga : Potret Kehidupan Wanita Iran saat Revolusi Islam, dari Wajib Hijab hingga Kebebasan Pendidikan)