SETIDAKNYA 27 anggota Garda Revolusi Iran meninggal dunia dalam serangan bom diri di Iran tenggara, lapor media resmi negara itu, Irna.
Pelaku menyerang bus yang mengangkut para personel Garda Revolusi di jalan Khash-Zahedan, Provinsi Sistan-Baluchistan, di dekat perbatasan dengan Pakistan pada Rabu (13/2/2019).
Sumber-sumber yang dikutip Irna mengatakan, sedikitnya 20 personel Garda Revolusi juga mengalami luka.
Kelompok Muslim Sunni, Jaish al-Adl (Tentara Keadilan), mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut.
Jaish-ul Adl mengangkat senjata sejak 2012 untuk memperjuangkan yang mereka sebut hak-hak warga Iran beraliran Sunni. Mereka mengklaim mengalami diskriminasi di tangan penguasa Syiah.
'Teroris takfiri'