Serangan dengan sasaran bus yang membawa anggota Garda Revolusi kali ini merupakan yang paling mematikan di Iran sejak September tahun lalu, ketika orang-orang bersenjata membunuh sekurang-kurangnya 24 orang dalam parade militer di kota Ahvaz, Iran barat daya.
Baik kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS maupun kelompok separatis etnik Arab di Iran mengaku bertanggung jawab tetapi keduanya tidak memberikan bukti-bukti yang mendukung klaim mereka.
(Baca Juga : Jutaan Rakyat Iran Berkumpul Peringati 40 Tahun Revolusi Islam 1979)
(Erha Aprili Ramadhoni)