nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Video Gadis Lempar Kursi dari Lantai 45 Apartemen jadi Viral, Pelakunya Ditangkap

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 16:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 18 2017992 video-gadis-lempar-kursi-dari-lantai-45-apartemen-jadi-viral-pelakunya-ditangkap-vQcFMn6bxQ.jpg Foto: YouTube.

TORONTO – Polisi Kanada menangkap seorang perempuan yang melempar dua kursi dari balkon lantai 45 sebuah gedung ke jalanan yang sibuk di Kota Toronto. Tindakan berbahaya yang direkam dalam sebuah video viral dengan caption “selamat pagi” itu telah menimbulkan kemarahan publik.

Detektif Todd Higo mengatakan, Marcella Zoia menyerahkan diri kepada polisi menyusul reaksi publik atas video tersebut.

Perempuan berusia 19 tahun itu muncul di pengadilan pada Rabu sore dan kemudian dilepaskan dengan jaminan sebesar USD1.500 (sekira Rp21 juta) dan diperintahkan untuk tinggal dengan ibunya. Dia juga diperintahkan untuk tidak menjalin kontak dengan empat orang yang ada bersamanya saat video itu dibuat.

“Dia malu dengan apa yang terjadi. Dia berharap itu tidak pernah terjadi. Tentu saja, dia tidak akan pernah berharap ada orang yang terluka, " kata pengacara Zoia, Greg Leslie sebagaimana dilansir AP, Kamis (14/2/2019).

Leslie mengatakan Zoia memahami kemarahan publik yang muncul dari video tersebut. Dia mengatakan akan berdiskusi dengan jaksa penuntut dan kasusnya mungkin tidak naik ke pengadilan.

Dalam video yang viral tersebut, Zoia terlihat melempar salah satu kursi dari balkon apartemen yang kemudian jatuh ke jalanan di bawahnya.

Setelah mendapat petunjuk dari masyarakat, polisi mengidentifikasi Zoia dan memintanya menyerahkan diri. Dia dituntut atas perbuatan yang membahayakan nyawa manusia, properti dan gangguan umum.

Kursi-kursi itu mendarat di dekat pintu masuk kondominium, tetapi tidak ada laporan korban cedera.

“Saya hanya berharap orang-orang mengambil dari contoh konsekuensi yang akan menimpa wanita ini. Ini adalah perilaku yang tidak bertanggung jawab yang tidak dapat diterima, ” kata Wali Kota Toronto John Tory.

"Itu adalah perilaku yang sangat tidak bertanggung jawab yang bisa menyebabkan cedera serius dan kematian."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini