"Masalah massyarakat Betawi saat pernikahan tidak melaksanakan prosesi itu, bukan berati ditinggalkan. Itu modifikasi mereka. Dari Disparbud tentu itu adalah budaya yang harus dilestarikan," kata dia.
Ia mengimbau kepada seluruh generasi milenial agar tak melupakan budaya asli Betawi. Sebab, alangkah indahnya jika tradisi palang pintu itu bisa dikenal ke dunia internasional. Misalnya, berbalas pantun di palang pintu bisa diterapkan dengan menggunakan Bahasa Inggris.
"Ya, untuk generasi milenial kita harapkan jangan ditinggalin tradisi palang pintunya. Kita ikut terlibat dalam pelestariannya dan kita harapkan generasi milenial mengembangkan nilai-nilai tradisi yang ada di Betawi," ujarnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.