nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paus Fransiskus Pecat Mantan Kardinal AS Atas Kasus Pelecehan Seksual

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 17 Februari 2019 11:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 17 18 2019072 paus-fransiskus-pecat-mantan-kardinal-as-atas-kasus-pelecehan-seksual-por8R6aMqj.JPG Mantan Kardinal AS, Theodore McCarrick. (Foto: Reuters)

VATIKAN – Mantan Kardinal Amerika Serikat (AS), Theodore McCarrick telah dipecat dari kependetaan Gereja Katolik Roma setelah dia dinyatakan bersalah atas tuduhan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dan orang dewasa. Pemecatan yang diputuskan oleh Kongregasi Doktrin Iman itu diumumkan oleh Vatikan pada Sabtu.

Puas Fransiskus menyatakan bahwa pemecatan McCarrick yang pernah menjadi Uskup Agung di Washington pada 2001 sampai 2006 adalah keputusan final meski McCarrick telah mengajukan banding.

BACA JUGA: Kardinal Theodore McCarrick Mundur dari College of Cardinals

Dalam pernyataan yang dirilis, Vatikan menyebut kejahatan pria berusia 88 tahun itu semakin berat karena “adanya faktor penyalahgunaan kekuasaan”. Demikian dilaporkan Reuters, Minggu (17/2/2019).

Pada Juli lalu, McCarrick menjadi uskup Katolik Roma pertama dalam hampir 100 tahun yang kehilangan gelar kardinalnya. Dia kini menjadi tokoh gereja dengan jabatan tertinggi yang diberhentikan dari kependetaan di zaman modern.

Pemecatan McCarrick dilakukan di saat gereja Katolik Roma tengah bergumul dengan krisis pelecehan seksual yang telah terjadi selama puluhan tahun. Dalam beberapa tahun terakhir berbagai penyelidikan mengungkap bahwa para pendeta yang diketahui melakukan kejahatan tersebut justru dipindahkan dari satu paroki ke paroki lainnya, alih-alih dipecat atau diserahkan ke pihak berwenang.

Dengan keputusan itu, Paus Fransiskus tampaknya mengirimkan sinyal bahwa para pejabat tinggi gereja pun akan menerima konsekuensi jika melakukan pelecehan seksual atau kejahatan lainnya.

BACA JUGA: Dituduh Tutupi Kasus Kejahatan Seksual Uskup AS, Paus Fransiskus Diminta Mengundurkan Diri

Pemecatan itu berarti McCarrick tidak lagi bisa menyebut dirinya sebagai pastur dan tidak diizinkan untuk merayakan sakramen meskipun dia masih diperbolehkan untuk melayani orang yang sekarat atau dalam keadaan darurat.

Tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan McCarrick terjadi beberapa dekade sebelum dia menjadi Kardinal di AS. McCarrick yang saat ini tinggal di Kansas mengatakan dia tidak ingat akan kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki berusia 16 tahun yang terjadi lebih dari 50 tahun lalu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini