
Lalu, kata Ace, saat Prabowo menyerang dengan infrastruktur yang mahal seperti LRT dan MRT tanpa menyebutkan angka dan datanya yang memadai. Padahal biaya pembangunan LRT Jabodetabek per kilometer Rp 673 miliar, sementara di Malaysia LRT Kelana Jaya Malaysia biaya per km nya Rp 817 miliar / km.
"Prabowo bilang Malaysia dua kali lebih efektif daripada Indonesia. Lagi lagi sebar hoax. Pak Jokowi menyatakan bahwa salah besar kalau tanpa perencanaan yang matang dan tidak digunakan rakyat. Pak Jokowi menjawab dengan santai bahwa pemanfaatan infrastruktur membutuhkan waktu," lanjutnya
"Sekali lagi, Pak Jokowi unggul telak dan sangat menguasai tema ini. Programnya lebih konkret dan teruji. Sementara Pak Prabowo selalu mengulang-mengulang narasi normatif soal pasal 33, tanah, air dan udara dikuasi negara. Memang Pak Prabowo konsisten dengan paradoks-nya," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.