nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inggris Cabut Kewarganegaraan Remaja yang Bergabung dengan ISIS di Suriah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 10:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 20 18 2020428 inggris-cabut-kewarganegaraan-remaja-yang-bergabung-dengan-isis-di-suriah-77J5aP6NdD.jpg Shamima Begum bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah saat berusia 15 tahun. (Foto: Reuters)

LONDON – Pemerintah Inggris telah mencabut status kewarganegaraan Shamima Begum, remaja yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS saat berusia 15 tahun. Media melaporkan, pencabutan kewarganegaraan Shamima disampaikan melalui surat yang telah diterima oleh keluarganya.

Begum yang melahirkan seorang anak laki-laki pada akhir pekan lalu, ditemukan di sebuah kamp pengungsian di Suriah oleh seorang jurnalis London Times pada awal bulan ini. Kepada reporter, perempuan yang kini telah berusia 19 tahun itu mengungkapkan harapannya untuk dapat kembali ke Inggris dan membesarkan anaknya.

BACA JUGA: Tiga Warga Inggris Dilaporkan Telah Menyeberang ke Raqqa

Diwartakan Reuters, Rabu (20/2/2019), surat yang diterima oleh ibu Begum bertuliskan: "Tolong temukan surat-surat terlampir yang terkait dengan keputusan yang diambil oleh Menteri Dalam Negeri, untuk mencabut putri Anda, Shamima Begum, dari kewarganegaraan Inggrisnya.

"Mengingat keadaan putrimu, pemberitahuan tentang keputusan Menteri Dalam Negeri telah diajukan hari ini (19 Februari), dan perintah untuk mencabut kewarganegaraan Inggrisnya telah dibuat."

Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid mengatakan bahwa dia “tidak akan ragu” mencegah siapa pun yang mendukung organisasi teroris di luar negeri untuk kembali ke Inggris.

Pengacara keluarga Begum, Mohammed T Akunjee mengatakan bahwa keluarga “sangat kecewa” dengan keputusan pemerintah Inggris tersebut.

BACA JUGA: Ingin Merawat Anak, Remaja yang Gabung ISIS Ingin Pulang ke Inggris

"Kami sedang mempertimbangkan semua jalan hukum untuk menentang keputusan ini," kata Akunjee melalui Twitter.

Sky News, mengutip sumber-sumber pemerintah, mengatakan, kewarganegaraan Begum dapat dicabut karena dia memiliki kewarganegaraan ganda Inggris-Bangladesh.

Kantor Urusan Dalam Inggris belum memberikan komentarnya mengenai keputusan itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini