nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta Jadi Sasaran Vandalisme

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 09:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 20 510 2020387 monumen-serangan-umum-1-maret-yogyakarta-jadi-sasaran-vandalisme-KE0YbxykUa.jpg Relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 jadi sasaran vandalisme. (Foto: Instagram @museum.benteng.vredeburg)

JAKARTA – Relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menjadi sasaran aksi vandalisme atau perbuatan merusak dengan mencoret-coret. Tindakan tidak terluji ini dikabarkan terjadi pada Jumat 15 Februari 2019.

Dalam gambar yang beredar terlihat relief monument tersebut kotor dengan coretan cat berwarna putih. Tampak pula sejumlah ceplakan telapak tangan, yang diduga milik pelaku vandalisme, di relief tubuh serta muka replica para pahlawan tersebut.

"Relief pahlawan menangis. Siapa kami? Tidak dapatkah kalian mengenali wajah kami? Kenapa ada relief kami di sini? Tidak mengertikah kalian dengan bangunan monumental di sini?" tulis akun Instagram @museum.benteng.vredeburg, sebagaimana dikutip Okezone, Rabu (20/2/2019).

(Baca juga: Mengenang 65 Tahun Serangan Umum 1 Maret)

Selain mengotori relief-relief, cat putih itu juga terlihat bercecerah di lantai hingga tembok sekitaran monumen. Petugas yang mengetahuinya segera membersihkan dengan menyiram dan menyikatnya.

View this post on Instagram

Relief Pahlawan Menangis Siapa kami? Tidak dapatkah kalian mengenali wajah kami? Kenapa ada relief kami di sini? Tidak mengertikah kalian dengan bangunan monumental disini? Peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan tonggak sejarah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia Mungkin jika tidak ada peristiwa 70 tahun yang lalu disini, ditempat kalian beraksi dengan vandalisme kalian, kalian juga semua rakyat Indonesia belum bisa menikmati kedamaian kemerdekaan. . . Kami hanya minta sedikit ruang di bangunan Monumental di Titik Nol Kilometer kota Yogyakarta. . . Menjadi tanggungjawab siapakah vandalisme di relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta? @kemdikbud.ri @budayasaya @infojogja @f_jogjapeduli @infocegatan_jogja #relief #vandalismemuseum #vandalisme #museum #vredeburg #sejarah #infojogja

A post shared by museum benteng vredeburg (@museum.benteng.vredeburg) on

Pihak pengelola Museum Benteng Vredeburg sangat menyesali tindakan vandalisme ini, sebab seakan tidak menghargai jasa para pahlawan terdahulu.

(Baca juga: Film G30S PKI Diputar Terbuka di Monumen Serangan 1 Maret)

Pengelola menulis bahwa peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan tonggak sejarah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mungkin jika tidak ada peristiwa 70 tahun yang lalu di sini, di tempat kalian beraksi dengan vandalisme kalian, kalian juga semua rakyat Indonesia belum bisa menikmati kedamaian kemerdekaan.

"Kami hanya minta sedikit ruang di bangunan monumental di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta. Menjadi tanggungjawab siapakah vandalisme di relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?" tulis @museum.benteng.vredeburg.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini