Pihak pengelola Museum Benteng Vredeburg sangat menyesali tindakan vandalisme ini, sebab seakan tidak menghargai jasa para pahlawan terdahulu.
(Baca juga: Film G30S PKI Diputar Terbuka di Monumen Serangan 1 Maret)
Pengelola menulis bahwa peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan tonggak sejarah adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mungkin jika tidak ada peristiwa 70 tahun yang lalu di sini, di tempat kalian beraksi dengan vandalisme kalian, kalian juga semua rakyat Indonesia belum bisa menikmati kedamaian kemerdekaan.
"Kami hanya minta sedikit ruang di bangunan monumental di Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta. Menjadi tanggungjawab siapakah vandalisme di relief Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?" tulis @museum.benteng.vredeburg.
(Hantoro)