“Jadi seharusnya bukan mengembangkan narasi fitnah dan hoaks. Berbicara objektif dalam konteks sebagai partai pendukung maupun mengapresiasi sikap Pak Prabowo perlu dikedepankan, jangan buat air yang jernih menjadi keruh bahkan kotor karena saling protes, hujat dan membuat hoaks,” jelasnya.
Menurut Ujang, partai politik pendukung kedua pasangan capres perlu menjadikan sikap Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai contoh bagi partai pendukung lainnya.
“Partai lain hendaknya juga bisa memberikan statement yang menyejukkan dan penuh optimis seperti pidato Ketum Partai Golkar. Artinya setelah debat para ketua umum parpol diberikan kesempatan untuk mereview atau mengevaluasi debat itu,” harapnya.
Dalam kaitan ini, Airlangga merasa bangga dalam debat capres kedua ada perdebatan serta pertukaran pikiran antara Jokowi dan Prabowo Subianto yang berjalan lancar dan bersahabat.
(Baca Juga: TKN Jokowi: Pembangunan Transportasi Massal Sudah On Track)
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.