TKN Tidak Pernah Membuat Video Sosialisasi Berbahasa Mandarin

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 09:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 22 605 2021362 tkn-tidak-pernah-membuat-video-sosialisasi-berbahasa-mandarin-JbdcfaoDal.jpg Karding (TKN Jokowi)

JAKARTA - Kampanye hitam menerpa kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Maruf Amin. Kali ini, berbentuk video yang bikin heboh.

Melalui media sosial dan grup WhatsApp beredar video sosialisi mengenai pemilu yang menggunakan bahasa Mandarin. Dikesankan bahwa video sosialisasi itu dibuat oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Ma'ruf Amin.

 Baca juga: Lahan Dikelola Asing, TKN Sebut Prabowo Melukai Hati Pendukungnya Sendiri

"TKN tidak pernah membuat video itu. Video itu sangat rasis dan bertujuan menghasut masyarakat dan menyudutkan TKN," kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

 Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding

Politisi PKB itu menuturkan, bila diamati secara teliti ada sejumlah kejanggalan dalam video tersebut. Pertama adalah aksara yang digunakan adalah aksara Indonesia dan bukan Mandarin. Kedua, beberapa pengucapan menggunakan bahasa Indonesia. Dan ketiga penempelan beberapa jargon yang menggunakan bahasa Indonesia.

 Baca juga: KPK Heran Parpol Masih Saja Daftarkan Eks Koruptor sebagai Caleg

"Hal-hal itu cukup aneh. Dan kami paham itu untuk mengarahkan opini bahwa video itu berasal dari kami," ujar Karding.

Karena sangat jelas isi video itu tidak benar dan sudah banyak digunakan untuk menebar kebencian, TKN meminta agar pihak berwenang menghentikan kegiatan penyebaran video itu. TKN menduga video ini merupakan gerakan kontraintelijen dari kelompok di luar TKN.

 Baca juga: Nyatakan Dukung Jokowi, 15 Camat Se-Makassar Dilaporkan ke Bawaslu

"Karena video ini bertendensi menyerang TKN dan mendiskreditkan paslon nomor urut 01, kami mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini