Bawaslu Masih Kaji Dugaan Pelanggaran Pemilu di Munajat 212

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 23 Februari 2019 14:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 23 605 2021886 bawaslu-masih-kaji-dugaan-pelanggaran-pemilu-di-munajat-212-A381XfmE2B.jpg Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat masih menunggu hasil kajian dari Bawaslu DKI terkait dugaan pelanggaran pemilu di acara Munajat 212‎. Diduga, ada tokoh-tokoh politik yang sengaja memasukkan pidato politik di acara keagamaan tersebut. 

"Ini masih kami tunggu, masih kami koordinasikan dengan teman Bawaslu DKI. Kita tunggu saja kajian teman-teman DKI untuk kemudian kami beritakan ke semua," kata Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja saat menghadiri diskusi MNC Trijaya Network di D'Consulate ‎Resto, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

(Baca Juga: TKN Himpun Bukti Sebelum Laporkan Acara Munajat 212 ke Bawaslu)

Malam Munajat 212

Menurut Bagja, kajian dugaan pelanggaran pemilu di Munajat 212 bukan hasil adanya aduan atau laporan melainkan temuan Bawaslu di lapangan. Bawaslu mengecek langsung kegiatan Munajat 212 terkait ada tidaknya pelanggaran pemilu di acara keagamaan tersebut.

"Sejauh ini kan ada kalimat-kalimat seperti itu, ada juga doa-doa, ya jangan kemudian saya buat kesimpulan sendiri itu bahaya," katanya.

Bagja tidak menampik akan memanggil sejumlah tokoh politik yang hadir dalam acara Munajat 212 tersebut. Hal itu, sambung Bagja, untuk mengklarifikasi temuan di‎ lapangan soal dugaan pelanggaran pemilu.

"Kalau kemudian Bawaslu DKI memerlukan datanya, memerlukan buat kemudian apakah yang bersangkutan diindikasikan melanggar maka mau tidak mau harus diklarifikasi. Jangan sampai kita tidak mendengarkan keterangan dari yang bersangkutan," katanya.

(Baca Juga: TKN Jokowi Kritik Anies Baswedan karena Beri Izin Munajat 212)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini