
Maka dari itu, Sekjen Partai Perindo ini mengimbau agar BPN bisa mengoreksi diri agar tidak lagi mencuatkan pernyataan yang bisa menyakiti kelompok masyarakat tertentu.
"Mungkin karena justru tuntutan dari masyarakat Gayo untuk mengembalikkan lahan itu kan muncul karena BPN terlalu menyudutkan masyarakat Aceh bahwa itu dikelola oleh para eks GAM," ungkapnya.
"Nah tentu masyarakat tidak terima, dan marah. Jadi menurut saya, BPN juga harus mampu mengoreksi diri sendiri. Karena statement itu muncul dari BPN sendiri yang menyudutkan masyarakat Aceh," tutup Ahmad Rofiq.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Masyarakat Gayo Merdeka melalukan aksi demonstrasi untuk menuntut Prabowo Subianto mengembalikan lahan yang dikuasai perusahaannya di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah ke masyarakat adat.