nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 3 Perempuan Diciduk Polisi Diduga Kampanye Jokowi Menang 'LGBT Disahkan dan Adzan Dilarang'

Mulyana, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 11:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 25 525 2022394 ini-3-perempuan-diciduk-polisi-diduga-kampanye-jokowi-menang-lgbt-disahkan-dan-adzan-dilarang-QMGj5pN84G.jpg Ibu-Ibu yang Melakukan Kampanye Door to Door ke Warga dengan Mengatakan jika Jokowi Menang LGBT Akan Disahkan dan Adzan Dilarang (foto: Screenshot/Youtube)

KARAWANG - Warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, saat ini sedang ramai memperbincangan sebuah video yang memperlihatkan dua 'emak-emak' yang berkampanye hitam dari rumah ke rumah alias door to door.

Dalam video yang viral di media sosial, tampak dua orang wanita mengajak warga agar tak memilih Jokowi. Sebab, kata mereka dalam video itu, jika Jokowi sampai dua periode tak akan ada lagi suara kumandang adzan.

Parahnya lagi, dalam video yang diunggah akun @Citrawida5 di Twitter itu juga menyebutkan jika Jokowi menang, pernikahan sesama jenis akan dilegalkan.

Alhasil, polisi pun akhirnya memburu pemilik akun yang diduga sebagai pelakunya. Dalam akun Twitter-nya tertera alamat Perumahan Gading Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Karawang.

(Baca Juga: Perempuan yang Kampanye Jokowi Menang 'LGBT Disahkan dan Azan Dilarang' Ditangkap di Jabar) 

Namun, saat ditelusuri kesana tak ada satu pun warga yang kenal dengan pemilik akun tersebut. Tak hanya itu, akun media sosialnya pun telah dihapus tak lama setelah video tersebut viral.

Ketua RW 29, Perumaham Gading, Dikdik mengaku, pihaknya memastikan jika pemilik akun tersebut bukan warganya. Bahkan, pihaknya telah menelusuri dan menanyai kepada ibu-ibu di wilayahnya, namun tidak ada yang mengenalnya sama sekali.

"Kalau alamatnya itu benar. Tapi, pemilik rumahnya bukan wanita itu. Pemilik rumah yang alamtnya dicatut juga tidak merasa kenal dan mengenal orang seperti di akun twitter tersebut," jelas dia.

Sementara itu, pada Minggu 24 Februari malam sekira pukul 23.30 WIB, Tim Krimsus Polres Karawang berhasil menangkap para pelaku yang ada dalam video kampanye hitam itu. Pelakunya, berjumlah tiga orang.

Dari informasi yang diperoleh, ketiganya masing-masing atas nama Engqay Sugiarti (39) warga Babakanmaja, RT 01/03 dan Ika Peranika (36) warga Kalioyod RT 02 RW 03, yang masih ada di Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Serta, Citra Widianingsih, (38) Perumnas Bumi Telukjambe Blok W No. 273 Karawang.

Ketiga ditangkap di rumahnya masing-masing. Penangkapan para pelaku ini, setelah adanya laporan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kapolres Karawang, AKBP Nur Edi Irwansyah Putra membenarkan jika jajarannya telah mengamankan tiga perempuan tersehut. Saat ini, ketiganya telah dilimpahkan ke Polda Jabar untuk pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari tindakan preventif kepolisian .

"Sebagai tindakan preventif kepolisian, ke tiga ibu-ibu tersebut diamankan oleh kepolisian," ujarnya singkat.

(fid)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini