JAKARTA - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, yakni Arya Sinulingga menilai kalau video viral kampanye oleh tiga orang wanita yang mengatakan Jokowi akan melegalkan pernikahan sejenis dan suara azan dilarang dilakukan oleh relawan pasangan calon 02.
Tak hanya itu, Arya Sinulingga juga menyoroti soal sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang berbeda-beda ketika menanggapi mengenai video viral kampanye hitam tersebut.
Baca juga: 3 Wanita Lakukan Kampanye Hitam Jadi Sorotan Jokowi
"Kemudian yang kita sayangkan adalah sikap dari BPN sendiri, satu mengatakan bahwa itu bukan kami, yang satu mengatakan ya enggak apa-apa dong, itu bukan kampanye gelap. Nah yang benar yang mana?" ungkap Arya saat ditemui di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Menurut Arya, selama masa jabatan Jokowi sebagai presiden tidak pernah ada legalitas atas pernikahan sejenis. Sehingga, ia menilai kalau yang dilakukan oleh tiga orang wanita tersebut adalah salah satu bentuk kampanye hitam.
Baca juga: Jokowi Diserang Kampanye Hitam LGBT & Larangan Azan, TKN: Ini Fitnah Keji Terparah!