Wiranto memaparkan bahwa selama terjadinya kerusuhan dirinya telah melakukan berbagai langkah edukatif, persuasif, dan dialogis dengan para demonstran dan aktivis pada 1998.
Ia pun mengajak semua elemen yang melakukan aksi demonstrasi itu tidak melakukan kerusuhan nasional karena akan dapat merugikan negara.
"Bukan saya sebagai dalang kerusuhan, saya mencegah kerusuhan terjadi dan ternyata tiga hari saya sudah mampu mengamankan tensi ini," sambungnya.
"(Waktu) tanggal 13 Mei terjadi penembakan di Trisakti, pagi. Siang sudah terjadi kerusuhan di Jakarta, tanggal 14 Mei kerusuhan memuncak, dan 14 malam saya kerahkan pasukan pasukan dari Jawa Timur, tanggal 15 pagi Jakarta sudah aman dan seluruh wilayah Indonesia sudah aman," tutur Wiranto.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.