JAKARTA - Kasubdit Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan mengimbau masyarakat bisa melakukan pelatihan terhadap bencana yang diperingati setiap tanggal 26 April.
Oleh sebab itu, pada 26 April mendatang, ia berharap masyarakat bisa mengaplikasikan pelatihan terhadap bencana, salah satu contohnya adalah seperti bertemu di satu titik berkumpul ketika terjadi gempa, tsunami, atau kebakaran.
“Siapapun harus melakukan kesiapsiagaan. Nah BNPB sebenarnya sudah menginisiasi hari kesiapsiagaan, tanggal 26 April. Kalau boleh semuanya di gedung ini berpartisipasi,” ujar Berton saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2/2019).
“Caranya gimana? Jadi misalnya kita bisa keluar seolah-olah ada gempa atau tsunami, atau kebakaran. Nah kita lari ke tempat yang benar, dari situ kita bisa evaluasi nanti, ke tempat yang mungkin di sini ada assembly point,” terangnya.
Dari contoh pelatihan tersebut, akan diketahui apakah di gedung atau di wilayah itu memiliki seseorang yang memastikan semua orang sudah berkumpul, dan mengetahui terdapat atau tidaknya jalur evakuasi.