Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gelar Fashion Show, Menaker Hanif Ingin Populerkan Kain Sarung

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Jum'at, 01 Maret 2019 |16:14 WIB
Gelar <i>Fashion Show</i>, Menaker Hanif Ingin Populerkan Kain Sarung
Foto: Humas Kemnaker
A
A
A

Hanif menambahkan sejarah sarung sangat panjang. Tapi sekilas, sarung sejak dulu digunakan oleh kaum nasionalis dan santri. Tapi lambat-laun, hanya kaum santri saja yang mengenakan sarung dan tiba-tiba sarung dianggap kampungan atau Ndeso.

"Sarungan bukan ndeso atau kampungan. Sarungan itu keren. Kita harus keluarkan sarung dari citra negatif dan dianggap hanya mewakili kelompok tertentu. Sarungan ini untuk semua orang karena sarungan bagian dari budaya nasional," ujarnya.

Menaker Hanif juga mengajak pegawai Kemnaker untuk mengenakan sarung setiap hari Jum'at. "Monggo di Kemnaker, tiap hari Jum'at pakai sarung, itu tak masalah. Saya tidak akan mewajibkan untuk bersarung tapi kalau hari Jum'at pakai sarung, kita kasih jempol, " kata Hanif seraya memperagakan jari jempolnya ke hadapan pegawai Kemnaker dan disambut tepuk tangan.

Hanif menjelaskan sarung bisa digunakan untuk berbagai macam jenis aktivitas. Misalnya untuk ibadah sholat dan aktivitas lain. "Tapi intinya, kita ingin sarung ini kembali populer menjadi budaya nasional dan membantu penciptaan lapangan kerja di bidang produksi sarung. Mari kita harus bangga dengan jatidiri Indonesia," katanya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement