Sebuah pernyataan Taliban mengatakan, mereka menewaskan puluhan personel keamanan, termasuk tentara Amerika.
Beberapa jam setelah serangan dimuai, seorang juru bicara militer AS di Afghanistan, Kolonel Dave Butler, membantah klaim Taliban dan mengatakan serangan itu “berhasi dihalau pasukan keamanan Afghanistan yang berani”.
Serangan Taliban berlangsung sementara para perunding dari kelompok itu dijadwalkan akan melanjutkan kembali pembicaraan damai mereka dengan para mediator Amerika di Qatar, Sabtu mendatang, setelah jeda selama dua hari.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.