SALISBURY - Kota Salisbury, Inggris dinyatakan bebas dari kontaminasi racun syaraf novichok setelah masa pembersihan militer selama setahun menyusul serangan racun terhadap mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal.
Pada Jumat, pakar lingkungan pemerintah Inggris menyerahkan kembali rumah Skripal yang terletak di Jalan Christie Miller kepada Dewan Wiltshire setelah menyelesaikan pembersihan 11 lokasi lainnya yang juga diduga terkontaminasi novichok.
BACA JUGA: PM Inggris: Mantan Mata-Mata Rusia Diberi Racun Novichok
Diwartakan Daily Mail, Sabtu (2/3/2019), tim militer telah menghabiskan 13.000 jam untuk pembersihan Salibury setelah serangan terhadap Skripal dan putrinya, Yulia pada 4 Maret 2018 yang menyebabkan keduanya sakit parah.
Selama 355 hari operasi, tim itu mengambil 5.000 sampel uji dari seluruh Salisbury dan Amesbury yang beradad di dekatnya, tempat seorang perempuan berusia 44 tahun, Dawn Sturgess tewas keracunan diduga akibat novichok.
Selain rumah Skripal, lokasi lain yang juga dibersihkan yaitu bangku taman di mana Skripal ditemukan jatuh tak sadarkan diri, restoran Zizzi tempat Skripal dan Yulia makan sebelum ditemukan keracunan, dan rumah Sersan Detektif Nick Bailey, yang juga terpapar dengan zat syaraf berbahaya itu.
Diperkirakan 600-800 personel militer yang terlatih khusus, termasuk resimen kimia, biologi, radiologis, dan nuklir, terlibat dalam pembersihan, yang disebut Operasi Morlop.