nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karena Depresi, Banyak Warga Gunungkidul Bunuh Diri

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Sabtu 02 Maret 2019 19:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 02 510 2024954 karena-depresi-banyak-warga-gunungkidul-bunuh-diri-inRHiU03u2.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

GUNUNGKIDUL - Angka bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul selama dua bulan, Januari-Februari cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kepolisian Gunungkidul mencatat terdapat 10 warga nekat mengakhiri hidup (suicide), dan dari jumlah tersebut ditemukan 10 orang tewas dan 1 korban percobaan bunuh diri berhasil diselamatkan.

“Perbandingan angka kejadian pada bulan yang sama tahun lalu, tahun ini cukup tinggi, khusus pada bulan Januari mencapai 6 kasus kejadian,” kata Panit Humas Polres Gunungkidul Iptu Anang Prastawa, Sabtu (2/3/2019).

Dari jumlah tersebut digolongkan dalam tingkat umur korban terbanyak masih pada kriteria usia antara 70- 90 tahun dan termuda berusia 36 tahun dan usia tertua 90 tahun. Sementara penyebab korban nekat mengakhiri hidup untuk usia 70-90 tahun tersebut akibat putus asa lantaran menderita sakit tidak kunjung sembuh, dan terdapat 5 korban akibat depresi.

Korban bunuh diri terakhir menimpa Sakiman (64) warga Kabupaten Temanggung Jawa Tengah, dengan cara meneggak racun apotas. Korban saat itu tengah menengok keluarganya di Semanu.

“Berbagai upaya terus kita lakukan untuk menekan jumlah korban bunuh diri baik dengan mengoptimalkan Bintara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) maupun tokoh masyarakat,” imbuhnya.

 sds

Diakui bahwa upaya menekan terjadinya bunuh diri bukan mutlak menjadi tanggung jawab kepolisian. Karena itu pihaknya menggalang kerja sama dengan seluruh pihak.

Selain dengan pemerintah kabupaten, kepolisian juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mencegah bunuh diri. Dilihat dari data kejadian setiap tahun jumlah kasus bunuh diri pada tahun lalu juga cukup tinggi.

“Berpijak dari data itu upaya mencegah dan mengantisipasi terjadinya kasus bunuh diri terus dilakukan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui untuk mengatasi kasus bunuh diri Pemkab Gunungkidul juga sudah membentuk Satgas penanggulangan bunuh diri. Tetapi tim bentukan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ini tampaknya masih belum efektif. Terbukti baru dalam kurun waktu dua bulan sudah 11 warga nekat bunuh diri.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini