KLATEN - Gunung Merapi delapan kali meluncurkan awan panas, Sabtu (2/3/2019). Akibat luncuran awan panas tersebut, sebanyak lima desa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilanda hujan abu tipis.
Berdasarkan data yang dicuitkan akun resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)-PVMBG-Badan Geologi-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Twitter @BPPTKG, guguran awan panas Merapi terjadi tujuh kali di pagi hari Pukul 04.51 WIB, 04.54 WIB, 05.03 WIB, 05.07 WIB, 05.10 WIB, 05.32 WIB, dan 05.40 WIB.
Luncuran awan panas yang mengarah ke Sungai Gendol, Sleman, DIY, itu berjarak dua kilometer dari puncak Gunung Merapi. Luncuran awan panas itu juga menimbulkan hujan abu tipis.
BPPTKG menyebutkan status Gunung Merapi masih waspada. Luncuran awan panas kembali berlangsung, Sabtu Pukul 13.25 WIB.
