nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Posting Kabar Hoaks Anak Hilang di FB, Perempuan Ini Minta Maaf Sambil Didampingi Polisi

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Minggu 03 Maret 2019 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 03 340 2025286 posting-kabar-hoaks-anak-hilang-di-fb-perempuan-ini-minta-maaf-sambil-didampingi-polisi-rKbBgTDwFJ.jpg Hoax (Reuters)

KOTAWARINGIN BARAT – Bijaklah saat menggunakan media sosial. Apalagi postingan tersebut berdampak terganggunya bisnis seseorang.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Hal ini dialami oleh seorang perempuan Siti Annisa yang akhirnya membuat pernyataan maaf setelah dilacak dan tertangkap.

 Baca juga: Diduga Sebar Hoax soal Pilpres, 2 ASN Purwakarta Terancam Dipecat

Bermula dari Akun Facebook KUD Tani Subur memposting video permintaan maaf seorang perempuan yang telah memposting berita bohong terkait anak hilang di Agrowisata Education Tani Subur Desa Pangkalan Tiga (DAM) yang dikelola KUD Tani Subur.

("Info dong, katanya di dam lagi gak boleh ke sana ya? karena katanya ada anak hilang jadi tumbal gitu? benar gak nih? tolong info nya? "),” tulis Akun FB Annisa Nose digrup FB Pangkalan Banteng, Minggu (3/3/2019) pagi.

hoaks di kobar (okezone)

Atas tulisan itu pihak Agrowisata Education Tani Subur Desa Pangkalan Tiga tidak terima dan langsung melapor ke Polsek Pangkalan Lada. Sebab atas postingan hoaks tersebut lokasi wisata Agrowisata Education menjadi sepi.

 Baca juga: Kapolres: Mahfud MD Laporkan Salah Satu Akun Medsos

“Kita laporkan Akun FB Annisa Nose ke Polsek Pangkalan Lada. Karena atas postingan hoax itu membuat image lokasi wisata Agrowisata Education,” ujar Penanggung Jawab Agrowisata Education, Deni Firmansyah, Minggu (3/3/2019).

Selanjutnya, pihak Polsek Pangkalan Lada melacak akun tersebut dan berhasil mengamankan Siti Annisa yang juga warga Kecamatan Pangkalan Lada pada Minggu siang. Selanjutnya Siti dipertemukan dengan pihak Agrowisata Education untuk mediasi dan sepakat minta maaf di media sosial.

 Baca juga: Polri Sebut Hoaks, Anti-Pancasila, dan Ujaran Kebencian Ancaman bagi Indonesia

“Pada hari ini, minggu tanggal 03 maret 2019 pagi, saya telah telah memposting berita di media sosial Facebook dengan akun (Annisa Nose) di grup Pangkalan Banteng. Mohon maaf yang sebesar besarnya kepada pihak Agrowisata Education Tani Subur Desa Pangkalan Tiga (DAM) karena saya telah menyebarkan berita hoax / berita yang tidak benar adanya sehingga berdampak negatif kepada KUD TANI SUBUR,” ujar Siti didampingi polisi dan perwakilan Agrowisata di lokasi wisata tersebut sambil pihak pengelola wisata merekam video tersebut.

Siti juga meminta maaf kepada pihak "KUD Tani Subur” dan masyarakat luas pada umumnya. “Saya mohon untuk dimaafkan yang sebesar besarnya dan agar dapat dimaklumi,” pungkas Siti.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini