Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasto: Kalau Ukurannya Bahasa Inggris, Cinta Laura Lebih Baik dari Prabowo

Fahreza Rizky , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2019 |13:13 WIB
Hasto: Kalau Ukurannya Bahasa Inggris, Cinta Laura Lebih Baik dari Prabowo
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (Foto: Fahreza/Okezone)
A
A
A

LAMPUNG - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin menyindir kubu pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno soal Presiden Indonesia harus fasih Berbahasa Inggris.

Di sela safari politik kebangsaan jilid IX di Lampung, Hasto berdialog dengan seratusan orang milenial. Acara tersebut berlangsung di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu (3/3/2019).

Awalnya, Evi, seorang milenial yang berprofesi sebagai guru, menyampaikan aspirasinya soal bagaimana seorang Jokowi bisa membawa anak muda milenial semakin maju.

Menjawab itu, Hasto menjelaskan bahwa milenial kerap disalahartikan hanya sekadar transformasi kebudayaan seperti kebarat-baratan dan bahasanya keinggris-inggrisan. Hasto pun menyindir kubu Prabowo-Sandi yang mengatakan bahwa seorang pemimpin Indonesia harus hebat berbahasa Inggris.

"Jangan dilihat dari sisi transformasi kebudayaannya. Kemudian, seolah-olah ke-Inggris-inggrisan, sehingga tim kampanye Pak Prabowo mengatakan, jadi pemimpin itu Bahasa Inggris-nya harus hebat," ujar Hasto.

Jika seperti itu pemahamannya, kata Hasto, sosok artis Cinta Laura menurutnya lebih hebat berbahasa Inggris daripada Prabowo. Pria kelahiran Yogyakarta itu pun berkelakar bahwa bila ukurannya demikian, maka Cinta Laura tentu lebih baik jadi Presiden ketimbang capres nomor urut 02 itu.

"Ya, kalau jadi presiden Bahasa Inggris-nya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura. Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira seperti itu. Kalau menjadi presiden diukur dari Bahasa Inggris-nya, Cinta Laura jadi presiden, karena lebih baik dari Pak Prabowo pasti," kelakar Hasto disambut riuh kalangan milenial.

Hasto berujar, anak muda milenial harusnya dilihat dari api perjuangannya, daya kepeloporan. Karakter milenial adalah berani mengambil risiko, inovatif, gampang gaul, serta adaptif. Maka itulah anak muda milenial akrab dengan teknologi digital, mampu berselancar ke seluruh dunia sehingga mampu menerima gagasan lebih awal.

Hasto Kritiyanto

Jokowi menurutnya, sangat memahami perkembangan dunia dan karakter anak muda milenial. Sebagai calon presiden petahana, kata dia, Jokowi mendorong pembangunan infrastruktur digital, agar kalangan milenial bisa mengikuti perkembangan dunia yang begitu cepat.

Satu di antaranya dengan membangun Palapa Ring yaitu suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.

Satu lagi kelebihan Jokowi menurut Hasto, ialah mampu menjadikan anak muda milenial menjadi lebih percaya diri mewujudkan kreativitasnya dengan berbasis pada kekayaan budayanya sendiri. "Jokowi mendorong anak muda menjadi entrepreneur, tapi di saat yang sama mencintai negerinya," tuturnya.

Pada acara ini turut ditampilkan pertunjukan kebudayaan seperti tarian modern oleh anak-anak sekolah, live music, hingga stand up comedy. Turut hadir Ketua Relawan Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas. Selain itu, deklarasi dukungan ikut dibacakan oleh Milenial Arus Bawah Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami membulatkan tekad untuk bekerja sepenuh hati mengampanyekan keberhasilan Presiden Jokowi secara santun dan bermartabat, serta melawan semua bentuk hoaks, fitnah dan kritik kebohongan," demikian bunyi salah satu poin deklarasi itu.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement