Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menaker: Revolusi Industri 4.0 Tak Perlu Ditakuti

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2019 |17:22 WIB
Menaker: Revolusi Industri 4.0 Tak Perlu Ditakuti
Menaker Hanif Dakhiri. Foto: dok.Humas Kemenaker
A
A
A

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan Perkembangan teknologi yang memasuki revolusi industri 4.0 tak peru ditakutkan maupun dikhawatirkan, tapi perlu diantisipasi dan direspons secara memadai.

"Perkembangan teknologi industri ini tentunya akan memunculkan sejumlah tantangan, namun di balik itu semua ada peluang-peluang yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya dalam seminar nasional bertajuk Tantangan Ketenagakerjaan dan Proteksi Sosial dalam Menghadapi Induatri 4.0 di Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Ia mengatakan jejak perjalanan revolusi industri tahap pertama ialah ketika ditemukan mesin uap, dan perkembangan terus berlangsung hingga ditemukan listrik. Tentunya, perubahan-perubahan ke depan akan terus berlangsung termasuk yang terkait dengan pekerjaan.

"Kita bisa lihat sekarang dari produk-produk yang ada sekarang, misalnya hari ini ada anak muda pakai gadget yang paling canggih, bulan depan sudah keluar lagi yang paling baru dan lebih canggih lagi," kata Hanif.

Dia mengatakan kecepatan ini yang harus diantisipasi. Sebab, yang cepat akan mengalahkan yang lambat, yang paling responsif akan mengalahkan yang tidak responsif.

"Jadi persaingannya adalah persaingan kecepatan, jadi kalau kita tidak cepat dalam bekerja tidak tepat dalam inovasi, maka kita pasti akan tertinggal baik sebagai individu, sebagai sebuah entitas bisnis, maupun sebagai negara." ujarnya.

Hanif menjelaskan bahwa yang perlu dilihat dari perjalanan revolusi industri 4.0 adalah proses transformasi industri dari tahap 1, 2, 3 dan 4, dari sisi durasi waktu berjalan lebih cepat. "Yang membedakan revolusi industri 4.0 dibandingkan revolusi industri sebelumnya adalah kombinasi tiga hal sekaligus yang sangat penting, yaitu manusia, mesin, dan big data," katanya.

Ketiganya jika menyatu dan dikolaborasi bersama sehingga membuat segala sesuatu menjadi sangat mudah.

(Abu Sahma Pane)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement