nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenaker Siap Hadapi Bonus Demografi di Indonesia

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 16 Juli 2019 20:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 16 1 2079803 kemenaker-siap-hadapi-bonus-demografi-di-indonesia-Ae8U8TI4KX.jpg Foto: dok.Humas Kemenaker

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyatakan siap menghadapi bonus demografi yang akan dihadapi oleh Indonesia pada 2030. Pertumbuhan penduduk tersebut tentunya memiliki tantangan tersendiri dan harus ditemukan solusi terbaiknya.

"Pertama bonus demografi kita sudah menikmati bonus sejak tujuh tahun lalu. Sejak tahun 2012 usia produktif kita semakin banyak, nanti puncaknya sekitar 2030," kata Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) KemEnaker Bambang Satrio Lelono di acara FGD bertema 'Meningkatkan Daya Saing Nasional Melalui Pelatihan Vokasi' di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Menurut Bambang, apabila usia produkti di bonus demografi itu tidak mampu dimaksimalkan dengan memiliki keterampilan, maka hal tersebut justru menjadi hal yang negatif bagi Indonesia.

"Tetapi usia produktif ini kalau orang tak terampil justru akan bomerang dan beban negara. Oleh sebab itu usia produktif ini harus kita tingkatkan keterampilannya," ujar Bambang.

Untuk mengelola bonus demografi tersebut, Kemenaker telah menyiapkan tiga langkah. Pertama adalah soal kesehatan bagi para sumber daya manusia (SDM).

Kemudian, kedua adalah ditingkatkannya kualitas pendidikan dan pelatihan. Dan yang terakhir adalah terciptanya iklim ketenagakerjaan yang sehat.

Dengan terwujudnya tiga hal itu, Bambang optimis bahwa bonus demografi akan menjadi hal yang positif bagi Indonesia. Selain itu, hal tersebut juga akan memajukan perekonomian bangsa ini.

"Kita bisa kelola sukses, akan mendorong ekomomi Indonesia sekita 8 persen, tapi jika tidak, beban karena jumlah penduduk banyak dan tidak produktif," tutup Bambang.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini