Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 04 Maret 2019 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 04 340 2025713 satgas-pamtas-yonif-r-301-pks-gagalkan-penyelundupan-miras-ilegal-pOZsKkaTER.JPG Anggota TNI AD gagalkan penyelundupan miras ilegal di Kubu Raya, Kalbar (Foto: Dispenad)

KUBU RAYA - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kian Santang (PKS) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal sebanyak satu jerigen arak kampil berbobot 35 liter.

Miras lainnya yakni Benson 2 dus berisi 48 botol, arak merk Likwer Wu Hia Pi satu dus (12 kendi @500 ml) dan arak Glenfond Exican Tequila satu dus berisi 12 botol. Barang haram itu diamankan dari Jalil (62), warga Kampung Merakai Panjang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengungkapkan, penggagalan upaya penyelundupan miras tersebut berawal dari adanya patroli oleh Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS bersama dengan personel Bea Cukai Badau di sekitar perkebunan sawit dan sejumlah 'jalan tikus' di Kecamatan Puring Kencana.

"Saat patroli sekira pukul 17.00 WIB personel Satgas Pamtas melihat satu unit kendaraan Toyota Hilux warna Silver Nopol GBC 973 melaju kencang dari arah Malaysia menuju ke wilayah Indonesia melalui jalan tikus, kemudian personel Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS dan tiga orang anggota Bea Cukai PLBN Badau mengikuti kendaraan tersebut," ujar Kolonel Aulia dalam jumpa pers di Kantor Pendam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Sungai Raya Kubu Raya, Senin (4/3/2019).

Ternyata kata dia, kendaraan tersebut mengarah ke Merakai Panjang. Lantaran curiga membawa barang ilegal, Komandan SSK II Lettu Infanteri Wawan kemudian mengontak Danpos Merakai Panjang Sertu Ayep Rahmat untuk menghentikan dan memeriksa kendaraan tersebut.

Selanjutnya, pada pukul 18.45 WIB, personel Pos Merakai Panjang dan tim patroli berhasil memberhentikan kendaraan itu. Usai digeledah, anggota menemukan minuman keras dari berbagai merk.

"Menurut pengakuan dari Jalil, bahwa barang tersebut merupakan barang miliknya dan akan dijual di daerah Merakai Panjang," kata dia.

Sejumlah botol miras ilegal tersebut selanjutnya diamankan sebagai barang bukti. Tim Satgas Pamtas lalu berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai Badau untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini