Lindungi Buruh Perkebunan Kelapa Sawit, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng APKASINDO

Abu Sahma Pane, Okezone · Selasa 05 Maret 2019 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 05 1 2025956 lindungi-buruh-perkebunan-kelapa-sawit-bpjs-ketenagakerjaan-gandeng-apkasindo-jIGUnY4hQE.jpg Foto: dok.Humas Kemenaker

JAKARTA - Petani sawit memiliki risiko atas kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja pada saat beraktivitas, mulai dari kecelakaan yang diakibatkan alat pertanian maupun bahaya yang berasal dari binatang buas yang berada di area perkebunan.

"Karena itu BPJS Ketenagakerjaan menaruh perhatian serius kepada pekerja perkebunan kelapa sawit dan petaninya untuk menjadi peserta program jaminan sosial ketenakerjaan," kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) E Ilyas Lubis usai penandatangan kerjasama dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Melalui kerjasama ini, jelasnya, BPJS Ketenagakerjaan akan melindungi para petani atau buruh kelapa sawit yang ada di Indonesia. Lahan industri kebun kelapa sawit di Indonesia tercatat 8,1 juta hektar yang dikelola langsung oleh petani sawit secara mandiri.

"Jadi keberadaan petani sawit dan pekerjanya ini memiliki potensi besar untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Ilyas. Terlebih lagi, petani sawit itu memiliki risiko atas kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja pada saat melakukan pekerjaannya.

Untuk itu, lanjutnya, penandatanganan perjanjian kerjasama ini bertujuan memberikan pemahaman dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada petani sawit di seluruh Indonesia. Setelah itu, para petani sawit akan terlindungi dari berbagai risiko sosial yang mengintai. Hal ini, menurut Ilyas, sebagai perwujudan kehadiran negara dalam peningkatan kesejahteraan petani sawit di Indonesia.

Adapun proses pendaftaran kepesertaan petani sawit dalam program BPJS Ketenagakerjaan, bisa lewat APKASINDO yang merupakan organisasi profesi petani kelapa sawit yang dibina Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan dan Badan Eksekutif Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Republik Indonesia (GAPPERINDO) dan Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI).

"Saat ini jumlah anggota APKASINDO sekitar satu juta orang petani sawit yang tersebar di 116 Kabupaten dan 22 Propinsi di Indonesia, yang memiliki kartu keanggotaan dengan informasi data personel dan lokasi kebun," tandas Ilyas Lubis yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan Ketua Umum APKASINDO H Anizar Simanjuntak.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini