Para pelaku serangan bom tinja itu belum diidentifikasi, karena mereka bersembunyi di antara pengunjuk rasa lainnya.
🇨🇵[FLASH] - Hier lors de l'#ActeXVI des #GiletsJaunes, plusieurs policiers ont été souillés par des #cacatov. Par-dessus tout les douches du commissariat ne fonctionnaient plus et ont dû se doucher au jet d'eau à l'eau froide. Jamais ont-ils dit, avoir été autant humiliés #Acte16 pic.twitter.com/6AtTsxAY6H
— La Plume Libre (@LPLdirect) March 3, 2019
Proyektil tinja yang digunakan para demonstran itu dijuluki sebagai 'Cacatov' – mengikuti nama bom Molotov, tetapi hanya diisi dengan tinja, bukan bensin. Versi bom tinja yang 'lebih ringan' dikenal sebagai 'Pipitov' dan diisi dengan air seni.
Selain di Marseille, Cacatov juga dilaporkan digunakan demonstran Rompi Kuning di Montpellier. Bom kotoran telah dikerahkan di Paris pada awal 23 Februari, dengan serikat polisi telah memberikan peringatan atas tindakan para demonstran yang “direncanakan dan menjijikkan” itu.
Menjelang demonstrasi, beberapa orang telah membagikan cara-cara membuat bom tinja itu dengan benar. Tinja yang akan digunakan diberi cairan atau air seni sampai berubah menjadi cair sebelum dituang ke dalam wadahnya, bisa berupa balon atau wadah lainnya yang mudah pecah jika terkena benturan.