nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habibat Rusak, Beruang Kutub Cari Makan di Tumpukan Sampah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 21:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 05 18 2026295 habibat-rusak-beruang-kutub-cari-makan-di-tumpukan-sampah-jiDCVON7Le.jpg Sejumlah beruang mencari makanan sisa di tumpukan sampah. Foto/AFP


Sekelompok beruang kutub yang berkeliaran di salah satu desa di Rusia mungkin barulah permulaan.

Adanya peningkatan aktivitas Rusia di Arktik yang semakin mencair, konflik manusia beruang kutub cenderung meningkat.

Lebih dari 50 beruang mendekati Belyushya Guba, sebuah desa di ujung utara kepulauan Novaya Zemlya, pada bulan Februari 2019. Sebanyak 10 di antaranya berkeliaran di jalanan dan masuk ke dalam gedung.

Menyitir AFP, Selasa (5/3/2019) otoritas setempat mengumumkan keadaan darurat selama seminggu dan memohon bantuan dari pemerintah pusat Rusia.

Foto-foto beruang itu kemudian viral. Beberapa pakar menyalahkan pejabat setempat karena membuat tempat sampah sembarangan, yang kemudian menjadi tempat mencari makan para beruang kutub.

Foto/AFP

Namun para ahli mengemukanan teori bahwa beruang kutub begitu dekat dengan manusia karena laut terlambat membeku. Inilah yang membuat mereka tidak berburu anjing laut dan membuat beruang mencari sumber makanan alternatif.

Baca: Salju Hitam Turun di Rusia, Ini Fakta Sebenarnya

Baca: Gunung Everest Menjelma Jadi Tempat Sampah Tertinggi di Dunia

Para ahli juga menilai adanya peningkatan aktivitas Rusia di Kutub utara untuk membuat proyek energi dan pangkalan militer, mengakibatkan potensi konflik manusia dengan beruang semakin naik.

"Perkembangan di Kutub Utara pasti akan meningkatkan konflik dengan manusia, karena beruang kutub kehilangan habibatnya," kata ahli biologi Anatoly Kochnev, yang telah mempelajari beruang kutub di Kutub Utara sejak 1980-an.

Tidak Ada Es

Novaya Zemlya, sebuah kepulauan dari dua pulau antara laut Kara dan Barents, adalah contoh yang baik dari perbatasan baru Moskow yang merupakan habitat beruang kutub.

Laut Barents mencair lebih cepat,membuat beruang kutub kesulitan mencari makanannya.

"Selama ribuan tahun, mereka bermigrasi sepanjang tahun ini untuk berburu anjing laut. Tahun ini mereka datang ke pantai dan tidak ada es," kata Ilya Mordvintsev dari Institut Severtsov di Moskow.

Sejak kejadian itu, beruang meninggalkan habibatnya. Dan ketika semakin banyak manusia datang ke Novaya Zemlya, konflik beruang-manusia kemungkinan meningkat.

(fzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini