Angka itu setara dengan 43 persen dari populasi.
Namun, saat jumlah orang yang membutuhkan bantuan meningkat, PBB harus memotong target bantuan—dari 6,0 juta menjadi 3,8 juta orang—dalam menghadapi kekurangan dana agar bisa tersalurkan.
Mishra menyebut hal ini menjadi salah satu rencana kemanusiaan yang didanai terendah di dunia.
Dia juga menyebut sanksi menyebabkan keterlambatan dan tantangan yang tidak diinginkan untuk program-program kemanusiaan, meski bantuan-bantuan itu sudah diberi pengecualian dalam resolusi Dewan Keamanan PBB.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.