nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Pangkalan Militer, Cara Peru Cegah Penebangan Liar di Hutan Amazon

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 20:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 07 18 2027135 buka-pangkalan-militer-cara-peru-cegah-penebangan-liar-di-hutan-amazon-fqBHg79hSg.jpg Bekas tambang emas ilegal di Hutan Amazon. Foto/AFP

LIMA - Peru membuka pangkalan militer di hutan Amazon untuk mencegah penambangan liar yang menjadi penyebab utama penggundulan di hutan hujan terbesar di dunia itu.

"Pemerintah telah mengambil keputusan politik untuk hadir di wilayah ini demi memberantas penambangan ilegal," kata Menteri Pertahanan Peru Jose Huerta mengutip AFP, Kamis (7/3/2019).

Pangkalan militer dibuka di wilayah Madre de Dios, yang dikenal sebagai pusat penambangan ilegal di Peru. Banyak wilayah hutan Amazon yang ditebang demi membuka lahan emas ilegal.

"Kami akan tinggal selama diperlukan," kata Huerta. Menambahkan bahwa pangkalan militer akan berlangsung selama enam bulan untuk fase awal.

Baca: Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan di Hutan Amazon

Baca: Penduduk Asli Terakhir Amazon Tertangkap Kamera Setelah 22 Tahun

Menteri Lingkungan Hidup Fabiola Munoz, mengatakan Madre de Dios adalah daerah yang memiliki keanekaragaman hayati dan potensi wisata yang besar namun belum tereksploitasi.

Patroli Pesawat Nirawak

Pada Februari lalu petugas gabungan menemukan permukiman yang diduga dihuni ratusan para penambang ilegal karena lahan telah terkontaminasi merkuri. Namun mereka telah melarikan diri sebelum petugas tiba.

Nantinya 100 tentara dan 50 polisi akan siaga di tiap pangkalan militer.

Foto/AFP

Patroli akan menggunakan pesawat nirawak atau drone, satelit dan pesawat militer.

Penambangan ilegal, terutama emas di hutan dan sungai, menyebabkan hilangnya 22.000 hektare hutan hujan pada tahun lalu.

Gambar satelit terbaru dari Pemantauan Proyek Amazon Andes (MAAP) menunjukkan deforestasi (penebangan liar) meningkat di hutan Amazon di Peru.

Dalam dua tahun terakhir, 18.440 hektare hutan hujan telah hilang Peru, itu setara dengan 25.000 lapangan sepak bola.

Hutan Amazon, yang luasnya lebih dari tujuh juta kilometer persegi, membentang di sembilan negara dan merupakan salah satu wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di Bumi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini