nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Madiun Meluas, Kantor Kecamatan Jadi Lokasi Pengungsian

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 11:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 07 519 2026968 banjir-madiun-meluas-kantor-kecamatan-jadi-lokasi-pengungsian-WGvhdkp30u.jpg Foto Istimewa

MADIUN - Hingga menjelang Rabu malam dampak banjir di wilayah Madiun semakin meluas. Setidaknya delapan kecamatan terdampak dari data BPBD Kabupaten Madiun.

Di antara kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Madiun, Saradan, Pilangkenceng, Balerejo, Mejayan, Wungu, dan Wonoasri, dengan sekitar 17.268 jiwa terdampak. Pemerintah daerah pun telah membuka posko - posko pengungsian di beberapa tempat, salah satunya di kantor Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan, dirinya telah menginstrusikan seluruh jajarannya untuk bersiaga dengan membuka posko pengungsian di setiap kecamatan.

 sd

"Tiap kecamatan ada posko, tapi posko kabupaten ada di Kantor Kecamatan Balerejo," kata Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini, Kamis (7/3/2019).

Ia menambahkan, setiap posko pengungsian dilengkapi dengan fasilitas yang ada, seperti dapur umum, laporan data BPBD, hingga layanan kesehatan. "Seluruh Puskesmas di Madiun konsentrasi," tambahnya.

Berdasarkan data yang masuk hingga Rabu malam setidaknya 150 warga Balerejo, yang terdiri perempuan anak - anak, hingga lansia menempati posko pengungsian di kantor kecamatan.

 sd

Salah seorang pengungsi, Mursiti mengaku banjir di rumahnya pada ketinggian dada orang dewasa dan terus naik sejak Rabu sore. "Ngungsi disini karena takut, air sudah sedada orang dewasa," ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah bantuan sudah berdatangan ke posko pengungsian di antaranya obat - obatan, pakaian, pakaian bayi, hingga makanan siap saji.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini