
"Sebenarnya sering diobrak (dibongkar) mas jualan disini. Namun karena harus memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, ya tetap berjualan di sini. Nanti kalau diobrak saya akan pindah," terang salah seorang penjual makanan ringan di kawasan Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, Udin, Jumat (8/3/2019).
Menurut Udin, dirinya juga kerap kali dikirim surat tegur agar tidak berjualan di Jalan Kusuma Bangsa, tapi tetap saja bandel karena terbentur dengan kebutuhan ekonomi. Disamping itu, pemerintah tidak menyiapkan tempat relokasi bagi pedagang yang berjualan disini.
"Pemerintah hanya mengobrak kami agar tidak berjualan disini, tapi pemerintah tidak menyiapkan tempat baru bagi para pedagang yang jualan disini. Kami hanya mencari nafkah untuk keluarga di rumah melalui berjualan," paparnya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang yang lain, Abdul Rohman. Ia menyatakan, dirinya terpaksa kucing-kucingan dengan petugas Satpol PP agar tidak diobrak karena memang lokasi berjualan adalah daerah yang dilarang untuk berjualan.