Ayah Angkat: Sampai Mati pun Saya Pilih Jokowi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 16:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 09 605 2027848 ayah-angkat-sampai-mati-pun-saya-pilih-jokowi-xVEGRvjXaX.jpg Ayah Angkat Jokowi (Foto: Harits Tryan/Okezone)

BENER MERIAH - Nurdin Aman Tursina yang merupakan ayah angkat Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak habis pikir terhadap pihak yang membenci anak asuhnya kala memimpin sebagai kepala negara.

Padahal, menurut Nurdin, Jokowi selama menjabat selalu mementingkan program untuk rakyat. Sehingga, lanjutnya, Jokowi pantas menang kembali di pemilihan presiden 2019.

 Baca juga: Ayah Angkat Geram Jokowi Difitnah Anti Islam

"Saya sudah mati pun, kalau bisa ikut milih, milih lagi saya. Jangankan dua kali, tiga kali juga boleh," ujar Nurdin saat menerima rombongan Safari Kebangsaan X berkunjung ke kediamannya di Bener Meriah, Aceh, Sabtu (9/3/2019).

https://img-z.okeinfo.net/content/2019/03/09/605/2027729/sambangi-takengon-tkn-bertemu-ayah-angkat-jokowi-ftyg4ZOpcD.jpeg

Nurdin bercerita, bagaimana dirinya bisa menjadi ayah angkat Jokowi. Di mana pada kurun waktu 1987-1988, Nurdin yang notabene asli orang Aceh, mendapat pekerjaan dari Jokowi.

"Saya buruhnya dulu, itu pun saya enggak malu. Saya membuat pagar dan rumah," jelasnya.

 Baca juga: Kiai Ma'ruf: Jokowi Pembela Rakyat Jelata

Saat tinggal di Aceh, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bekerja di perusahaan kertas yang membuka kompleks perumahan untuk karyawan. Nurdin menjadi salah satu pekerja yang direkrut untuk membangun perumahan itu.

"Jadi kebetulan saya imam desa, jadi dia berikan pekerjaan 'bapak buat pagar perumahan di depan situ'," ungkap Nurdin.

Dari cerita itulah, Nurdin sangat akrab dengan Jokowi hingga akhirnya ayah angkat selama calon presiden nomor urut 01 bekerja tiga tahun di Aceh. Maka dari itu, Nurdin paham betul bagaimana pribadi Jokowi, termasuk ketulusan hati dan sikapnya yang sabar serta tak suka marah-marah.

 Baca juga: Sambangi Takengon, TKN Bertemu Ayah Angkat Jokowi

Selain itu, ia mengaku kaget saat melihat debat kedua lalu melalui tayangan di televisi, bagaimana Jokowi tak sepakat dengan penguasaan lahan oleh kompetitor. Menurut Nurdin mimik saat itu Jokowi marah.

"Saya enggak pernah dengar Jokowi marah, baru kemarin di Aceh Tengah 120 ribu hektar (lahan Prabowo). Enggak pernah Jokowi marah, baru itu," terang Nurdin.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini