JAKARTA – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung mengalami 10 kali gempa sepanjang Minggu 10 Maret 2019. Aktivitas gunung api berketinggian 110 meter di atas permukaan laut itu masih berada di level III atau siaga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (11/3/2019) melaporkan, berdasarkan rekaman seismogra pada Minggu kemarin, Anak Krakatau dilanda 4 kali gempa tremor non harmonik, satu kali gempa vulkanik dangkal, lima kali gempa tektonik lokal.
“Tromor menerus dengan Amplitudo 1-3 mm,” tulis PVMBG dalam laman resminya.
Dari kemarin hingga pagi ini, secara visual Gunung Anak Krakatay terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Angin lemah ke arah timur. Asap kawah tidak teramati.
PVMBG mrekemondesakan masyarakat atau wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 5 kilometer dari kawah.
Gunung Anak Krakatau terakhir erupsi pada 23 Februari 2019 pukul 17.33 WIB dengan mengeluarkan kolom abu 500 meter.
PVMBG mencatat Anak Krakatau pekan lalu tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual tampak cerah, berkabut, berawan, dan hingga hujan. Tidak teramati adanya hembusan asap.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.