nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demo Pembebasan Lahan, Warga Pinggiran Bandara Soetta Ancam Terbangkan Layang-Layang

Anggun Tifani, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 15:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 11 338 2028452 demo-pembebasan-lahan-warga-pinggiran-bandara-soetta-ancam-terbangkan-layang-layang-oErB2Cqay1.jpg Pesawat di Bandara (Foto: Okezone)

TANGERANG - Warga pinggiran Bandara Soekarno Hatta menggelar unjuk rasa terkait penuntutan pembayaran uang pembebasan lahan. Aksi unjuk rasa tersebut diwarnai orasi sambil mengibarkan bendera kuning.

Pagi hari tadi unjuk rasa berlangsung di sekitar halaman Transit Oriented Development (TOD) M1 Bandara Soekarno Hatta. Kemudian di siang harinya, puluhan warga tersebut berangsur ke Pengadilan Negeri Tangerang, untuk melanjutkan tuntutannya, Senin (11/3/2019).

Koordinator aksi, Syamsudin mengatakan bahwa dirinya akan terus melakukan unjuk rasa hingga tuntutan mereka terlaksana. Pihaknya bahkan tak segan mengecam PT. Angkasa Pura II selaku perusahaan yang menaungi Bandara Soekarno-Hatta.

"Ingat kami ini warga tinggal lama di sana, aspirasi kami tidak dilanjuti, kami akan terbangkan layang-layang di dekat bandara. Bayangkan kalau penerbangan akan kacau. Bisa saja nanti kami terbangkan layang-layang," tegasnya.

Baca Juga: Penolakan Bandara NYIA, Budayawan: Silakan Demo asal Tak Menghambat

Demo

Samsudin mengatakan, bahwa imbas dari pembangunan jalan baru yang dilakukan Bandara Soekarno-Hatta, menyebabkan sejumlah permasalahan untuk warga.

"Pembangunannya bikin jalanan ngebul. Kalau hujan dikit langsung banjir. Perjuangan ini belum berakhir sebelum apa yang menjadi hak dan tuntutan kita bisa terealisasi," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Rawarengas, Muklis mengungkapkan bahwa dari 1394 bidang yang ada tersebar di tiga RW, sebanyak 170 bidang belum mendapatkan pembayaran pembebasan lahan.

"Sudah di konsinyasi, sudah ada musyawarah, tapi ini prosesnya kan harus ada di pengadilan," ucap Muklis.

Sebagai informasi, aksi demonstrasi tersebut berlangsung untuk penuntutan pembayaran atas pembebasan lahan. Lahan milik warga yang digusur, nantinya akan digunakan PT. Angkasa Pura II untuk pembangunan runway ke-3 Bandara Soekarno Hatta.

Runway tersebut, diketahui akan ditargetkan beroperasi pada Juni 2019. Selain membangun runway ketiga, AP II juga tengah menyelesaikan proyek east cross taxiway (ECT) yang ditargetkan dapat digunakan pada pertengahan 2019.

Demo

Baca Juga: Hore, Bandara Silangit Kini Bisa Didarati Pesawat Sekelas Boeing 737-800 NG

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini