nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seekor Kalajengking Masuk dalam Pesawat Maskapai Kanada, Sengat Seorang Penumpang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 17:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 18 2028994 seekor-kalajengking-masuk-dalam-pesawat-maskapai-kanada-sengat-seorang-penumpang-iYlUJknLT0.jpg Foto: Reuters.

ALBERTA - Seorang siswa asal Kanada mengalami pengalaman buruk saat dia disengat seekor kalajengking dalam sebuah perjalanan penerbangan domestik. Kejadian itu membuatnya mengalami trauma dan serangan panik.

Quin Maltais merasakan sesuatu bergerak di punggungnya dalam penerbangan Air Transat dari Toronto menuju ke Alberta. Mulanya dia berusaha tidak menghiraukan rasa geli yang dia rasakan dan mengira itu hanya hembusan pendingin udara pesawat, tetapi kemudian dia merasakan rasa sakit yang menyengat di bagian bawah punggungnya.

"Begitu lampu mati lagi, lebih dekat ke saat kita benar-benar akan mendarat, aku merasakan sakit yang menusuk di punggung bawahku, seperti, oh, Tuhan, sesuatu menggigitku,” kata Quin sebagaimana dilansir RT, Selasa (12/3/2019).

Lebih parah lagi, pesawat yang saat itu tengah mendarat membuat Quin tidak boleh berdiri untuk memeriksa apa yang sebenarnya terjadi.

Setelah tanda-tanda sabuk pengaman akhirnya dimatikan, dia berdiri dan melihat ke belakang untuk melihat kalajengking hitam masih menggeliat di kursinya. Melihat itu Quin menjadi panik, seperti kebanyakan orang saat menyadari dirinya mungkin telah disengat seekor kalajengking.

Meski pramugari awalnya mencoba menenangkan dan mengatakan bahwa itu hanyalah bungkus permen karet, mereka akhirnya mengetahui bahwa hewan itu masih hidup dan merayap di dalam kursi sebelum meminta bantuan.

"Saya mengalami serangan panik... paramedis harus mengikat monitor detak jantung pada saya untuk sementara waktu karena saya tidak bisa tenang," kata Quin. Dia segera mendapatkan perawatan dan untungnya tidak menerima cedera serius dan,dan tidak diracuni oleh hewan itu.

Kalajengking itu akhirnya ditangkap, tetapi masih belum ada kabar dari maskapai tentang bagaimana kejadian itu terjadi di pesawat.

Meskipun maskapai meyakinkan semua orang bahwa insiden itu adalah "situasi yang sangat langka," beberapa orang tetap merasakan sedikit kekhawatiran.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini