JAKARTA – Direktur IX Bidang Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi-Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, menilai adanya foto kondom bergambar pasangan capres dan cawapres nomor 01 itu merupakan kampanye hitam yang bertujuan untuk memancing kegaduhan.
"Kami melihat kejadian ini seperti berturut-turut. Ini bagian runtutan skenario kampanye hitam," katanya kepada Okezone, Selasa (12/2/2019).
Irfan menjelaskan, sebelum adanya gambar tersebut, sempat muncul isu adanya pemerintah melarang azan di tengah masyarakat.
"Pertama pada saat emak-emak bilang bahwa pemerintah (Jokowi) ke depan akan melarang azan," ujarnya.
