nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capai Kemajuan, Perundingan AS dan Taliban di Doha Gagal Hasilkan Kesepakatan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 14:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 18 2029369 capai-kemajuan-perundingan-as-dan-taliban-di-doha-gagal-hasilkan-kesepakatan-n25tukQCQ3.jpg Foto: Reuters.

DOHA – Juru runding Amerika Serikat (AS) dan Taliban menyelesaikan putaran terpanjang pembicaraan mereka pada Selasa. Kedua belah pihak mengatakan telah mendapatkan kemajuan dalam negosiasi, tetapi gagal mencapai kesepakatan.

Dalam pembicaraan yang berlangsung selama 16 hari tersebut, baik AS dan Taliban tidak sepakat mengenai waktu penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Washington juga masih berusaha untuk mendapatkan jaminan bahwa Taliban tidak akan membiarkan kelompok-kelompok militan untuk menggunakan Afghanistan sebagai lokasi untuk melancarkan serangan.

Putaran berikutnya dari pembicaraan ini diperkirakan akan dilanjutkan pada akhir Maret.

Pada negosiasi yang digelar di Doha, Qatar itu Taliban diwakili oleh sebuah tim yang beranggotakan Kepala Politik Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, sementara pihak AS dipimpin oleh utusan khusus Zalmay Khalilzad.

Khalilzad, seorang diplomat veteran kelahiran Afganistan, mengatakan kedua pihak membuat kemajuan dalam diskusi tentang jaminan kontra-terorisme dan penarikan pasukan dari Afghanistan.

“Kondisi untuk perdamaian telah membaik. Jelas semua pihak ingin mengakhiri perang. Meskipun mengalami pasang surut, kami menjaga segala sesuatunya di jalur dan membuat langkah nyata, ” kata Khalilzad sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (13/3/2019).

Taliban telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan damai dengan tim AS yang dipimpin oleh Khalilzad tetapi sejauh ini menolak untuk berbicara dengan pemerintah Afghanistan.

"Ketika kesepakatan dalam draft tentang jadwal penarikan dan langkah-langkah penanggulangan terorisme yang efektif diselesaikan, Taliban dan warga Afghanistan lainnya, termasuk pemerintah, akan memulai negosiasi intra-Afghanistan mengenai penyelesaian politik dan gencatan senjata yang komprehensif," kata Khalilzad.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan, pihaknya membuat kemajuan dalam masalah penarikan pasukan asing dan mencegah serangan di masa depan terhadap negara-negara lain dari Afghanistan. Tetapi, dia menekankan bahwa tidak ada kesepakatan terkait gencatan senjata atau perundingan dengan pemerintah Afghanistan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini