nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Penutupan Jalan Ambles, Jalan Raya Puspitek Tangsel Macet Parah

Hambali, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 12:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 338 2029329 imbas-penutupan-jalan-ambles-jalan-raya-puspitek-tangsel-macet-parah-teTj0dBpNt.JPG Kemacetan parah terjadi di Jalan Raya Puspitek, Tangsel imbas penutupan jalan ambles (Foto: Hambali/Okezone)

TANGSEL - Kemacetan panjang tak terhindarkan di sepanjang Jalan Raya Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Hal itu terjadi akibat penutupan ruas jalan yang ambles berada persis di depan Perumahan Serpong Jaya.

Petugas Dinas Perhubungan Kota Tangsel menutup dua ruas jalan di depan Perumahan Serpong Jaya. Selanjutnya, pengendara dialihkan agar bergantian melewati jalan di area gerbang masuk Perumahan Serpong Jaya.

Pantauan di lokasi, antrean panjang kendaraan mengular di kedua arah. Mereka harus mengantri agar bisa melalui bagian depan area Perumahan Serpong Jaya, yang letaknya persis di sisi Jalan Raya Puspiptek.

Jalan Raya Puspitek Ambles

"Kita buka-tutup, jadi gantian. Karena dua jalur ini kita tutup, pengendara bisa ambil jalan di depan perumahan Serpong Jaya. Kemacetannya sampai satu kilometer dari kedua arah," kata Nazarudin, Wakil Danru Dishub Tangsel kepada Okezone di lokasi, Rabu (13/3/2019).

Sejumlah petugas terkait dibantu alat-alat berat, tengah sibuk memberikan penanganan atas amblaenya permukaan jalan itu. Diprediksi, perbaikan jalan akan memakan waktu hingga satu pekan.

"Selama proses perbaikan ini, mau tidak mau jalannya kita tutup," ujar Nazarudin.

Jalan Raya Puspitek Ambles

Amblesnya permukaan jalan itu terjadi pada Selasa 12 Maret 2019 siang. Beberapa saksi dari warga sekitar mengatakan kepada petugas, mulanya terlihat retakan panjang di permukaan jalan. Namun lama-kelamaan, retakan semakin melebar dan membuat lubang kecil yang dalam.

"Jadi setelah petugas kita cek lubang kecil itu, ternyata lubangnya dalam banget. Makin lama yang lain ikutan retak. Karena khawatir bahaya, akhirnya kita tutup satu jalur kemarin. Enggak lama jalannya langsung amblas," tuturnya.

Lubang besar yang ambles itu memiliki diameter sekira 3 meter dengan kedalaman mencapai sekira 4-5 meter. Terlihat jelas, di bagian dasar jalan yang ambles terdapat gorong-gorong aliran air. Diduga, aliran air itu menggerus material tanah yang menjadi penopang jalan tersebut, hingga menyebabkan jebol.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini