nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penyebab Amblasnya Ruas Jalan Puspiptek Raya di Tangsel

Hambali, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 15:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 338 2029407 ini-penyebab-amblasnya-ruas-jalan-puspiptek-raya-di-tangsel-XVxa4Saw5A.jpg Foto: Hambali/Okezone

TANGSEL - Sebuah lubang besar menyebabkan terputusnya jalan utama yang menghubungkan antara Pamulang dan Setu. Lubang itu terbentuk setelah permukaan Jalan Raya Puspiptek, tepatnya di depan Perumahan Serpong Jaya amblas hingga kedalaman 5 meter.

Diameter jalan yang amblas itu luasnya mencapai 3 meter, praktis kondisinya hampir menutup dua jalur di jalan tersebut. Untuk sementara, para pengendara dialihkan untuk melewati titik jalan amblas melalui bagian depan Perumahan Serpong Jaya.

(Foto: Hambali/Okezone)

Ruas jalan yang amblas itu sebelumnya hanya mengalami retakan-retakan di bagian permukaan. Namun, warga dan petugas Dinas Perhubungan mengamati munculnya lubang-lubang kecil akibat retakan jalan.

(Foto: Hambali/Okezone)

Setelah lubang itu dicek, barulah diketahui jika di bawah permukaan jalan yang retak rupanya sudah kosong dari material beton maupun tanah sebagai penyangga. Diduga, material di bagian bawahnya telah tergerus aliran air, mengingat terdapat gorong-gorong saluran air di bagian dasar jalan tersebut.

(Baca juga: Jalan Raya Puspiptek Tangsel Amblas, Lalu Lintas Dialihkan)

"Jadi ada duiker (gorong-gorong) yang patah di bawah permukaan jalan ini, materialnya terbuat dari beton. Jadi saat patah, air di bawahnya naik ke atas, sehingga menggerus material tanah pijakan penyangganya," kata Ilham Febriansyah, Staf UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten kepada Okezone, Rabu (13/3/2019).

(Foto: Hambali/Okezone)

Dilanjutkan dia, gorong-gorong aliran air itu telah ada sejak puluhan tahun, jauh sebelum proses pembetonan Jalan Raya Puspiptek. Hingga kini, menurut Ilham, tim tengah memerbaiki duiker yang patah lalu membetonnya kembali agar jalan bisa digunakan sesegera mungkin.

"Kalau sampai finishing, bisa sampai sepekan (7 hari) ke depan sudah selesai. Karena kan kita perbaiki dulu di bagian dasar, baru kita tutup dan dicor beton," ucapnya.

(qlh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini