Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terinspirasi Penembakan Columbine, Dua Mantan Siswa Bantai 7 Orang di Sekolah Brasil

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 14 Maret 2019 |12:28 WIB
Terinspirasi Penembakan Columbine, Dua Mantan Siswa Bantai 7 Orang di Sekolah Brasil
Seorang siswa memberi penghormatan kepada para korban penembakan di Suzano, Brasil, 13 Maret 2019. (Foto: Reuters).
A
A
A

SUZANO – Dua mantan siswa melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Brasil pada Rabu dan menewaskan sedikitnya lima remaja dan dua petugas sekolah sebelum melakukan bunuh diri. Polisi mengatakan, aksi kedua pelaku diinspirasi oleh penembakan sekolah yang terjadi di Columbine, Amerika Serikat (AS) pada 1999.

Reuters, Kamis (14/3/2019) melaporkan, sebelum memasuki sekolah Raul Brasil di Suzano, dekat Sao Paulo, kedua mantan siswa yang berusia 17 dan 25 tahun terlebih dahulu membunuh paman salah seorang pelaku dan mencuri mobil dari usaha rental miliknya.

BACA JUGA: Daftar Peristiwa Penembakan Terburuk di AS

Kepolisian Sao Paulo mengatakan, total 10 orang, termasuk kedua pelaku, tewas dalam insiden tersebut. Para siswa yang terbunuh sebagian besar berusia antara 15 sampai 16 tahun.

Polisi mengidentifikasi para pelaku sebagai Guilherme Taucci Monteiro, 17 tahun, dan Luiz Henrique de Castro, 25 tahun. Penyelidik menyebut Monteiro yang lebih muda sebagai pemimpin dan perencana utama pembantaian itu.

Selain korban tewas, 10 orang lainnya, kebanyakan anak-anak sekolah, ditembak dan mengalami luka-luka, beberapa di antara mereka dalam kondisi serius.

Rekaman video amatir yang ditayangkan oleh Globo TV menunjukkan anak-anak berteriak, berlari, dan memohon agar tetap hidup ketika suara keras tembakan terdengar. Sementara rekaman kamera pengawas dari beberapa rumah di sekitar sekolah memperlihatkan para siswa memanjat dan melompati tembok gedung sekolah, lalu berlari ke jalan, berteriak minta tolong.

Berdasarkan keterangan seorang penyelidik yang tidak disebutkan namanya, kedua pelaku menghabiskan lebih dari setahun merencanakan serangan mereka, yang "harapkan akan menarik lebih banyak perhatian daripada pembantaian Columbine".

Dalam serangan tahun 1999 di Sekolah Menengah Atas di Columbine, Littleton, Colorado, dua siwa bersenjata menewaskan 13 orang.

BACA JUGA: Pembantaian di SMA Columbine Tinggalkan Luka Bagi Warga AS

Sejauh ini motif penyerangan masih belum jelas. Sekolah tersebut berada di lingkungan kelas menengah dan memiliki sekira 1.000 siswa yang berusia antara 11 sampai 16 tahun. Seorang guru mengatakan kepada polisi bahwa penyerang yang lebih muda telah di-bully ketika dia masih menjadi siswa di sana.

Penembakan sekolah jarang terjadi di Brasil, meskipun negara itu adalah salah satu yang memiliki tingkat kekerasan paling tinggi di dunia, dengan pembunuhan tahunan lebih banyak daripada negara yang lainnya. Penembakan sekolah besar terakhir adalah pada 2011, ketika 12 anak ditembak mati oleh seorang mantan murid di Rio de Janeiro.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement