nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi: Romi Kawan, Kita Sangat Sedih dan Prihatin

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 19:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 337 2030932 jokowi-romi-kawan-kita-sangat-sedih-dan-prihatin-Mi7A38ShjK.jpg Jokowi (Dok Okezone)

MEDAN – Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), sedih dan prihatin terhadap Ketua Umum PPP, Romahurmuziy (Romi), diduga terlibat kasus jual beli-jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Jokowi mengatakan Romi telah menjadi kawan lama. Ia juga mengaku sudah bekerja sama dengan Romi.

"Apapun, Romi adalah kawan kita, sudah lama dan juga ikut dalam Koalisi Indonesia Kerja juga sudah lama. Kita sangat sedih dan prihatin," kata Jokowi di Medan, Sabtu (16/3/2019).

Meski begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap menghormati proses hukum yang tengah berlangsung di KPK. Saat ini, Romi telah ditetapkan sebaga tersangka oleh KPK lantaran diduga terlibat kasus jual beli jabatan di Kemenag.

"Tetapi kita menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh KPK dan kita menghormati seluruh proses hukum yang ada," ujarnya.

Ketum PPP Romahurmuziy. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Romi ditetapkan tersangka oleh KPK, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di daerah Jawa Timur, pada Jumat, 15 Maret 2019. Ia mengaku, merasa dijebak hingga kena operasi senyap penyidik KPK.

Terkait pernyataan Romi tersebut, Jokowi mengaku tidak memahami maksud ucapannya. "Wah, enggak ngerti itu," ujarnya.

Jokowi menegaskan, penetapan tersangka Ketum PPP tersebut tidak berpengaruh terhadap kesolidan di koalisi pendukung dirinya dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. "Ndak, ndak, ndak. Saya kira konsolidasi kita dengan partai-partai tidak ada masalah," katanya.

(Baca Juga : Ketum PPP Romi Terima Suap Rp300 Juta Terkait Jual-Beli Jabatan di Kemenag)

Capres petahana itu juga menegaskan, kasus yang menjerat anggota dewan penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) tersebut tidak akan berdampak terhadap elektabilitas dirinya dan Ma'ruf Amin. Jokowi mengimbau agar parpol koalisi untuk tetap bersatu dan bekerja memenangi Pilpres 2019.

"Tidak mempengaruhi, ndaklah. Ndak. Ndak. Tetap solid dan semuanya tetap bekerja. Pekerjaan-pekerjaan politik tetap terus dilakukan," katanya.

(Baca Juga : KPK Sita Rp120 Juta dari Tangan Asisten Ketum PPP Romi saat OTT)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini