KUPANG - Pelabuhan Belawan kini, dulunya bercikal bakal dari Labuhan Deli. Pelabuhan itu di zaman kerajaan, menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Deli yang kesohor di kawasan Sumatera Timur. Bandar Labuhan Deli terletak persi di tepi Sungai Deli.
Frasa 'Bandar' sendiri merupakan sebutan dari masyarakat suku Melayu Deli yang artinya labuhan atau pelabuhan. Karena masa itu yang berkuasa adalah pemerintah Kerajaan Deli, maka pelabuhan tersebut dinamai Labuhan Deli atau Bandar Deli.
Pelabuhan Belawan dibangun pada 1890 untuk memindahkan hasil bumi petani berupa tembakau dari kereta api ke kapal laut. Dalam perkembangannya pada 1907, Pelabuhan Belawan diperluas dengan dibukanya bagian baru untuk para pedagang pribumi dan Cina.
Sementara pelabuhan yang lama digunakan untuk pelayaran asing. Kargo diperluas di awal abad ke 20 ketika perkebunan di Sumatera Utara mulai mengekspor kelapa sawit dan karet. Selama tahun 1920, tambatan baru dibangun untuk Pelabuhan Belawan.