Terminal peti kemas Pelabuhan Belawan pun dibangun untuk mendukung alihfungsinya sebagai pelabuhan bongkar muat. Berdasarkan data 2017, total arus bongkar muat barang mencapai 25,2 juta TEUs. Luas terminal peti kemas yang sudah ada, yaitu 127.518 meter persegi dengan panjang dermaga 550 meter, dan terus diperluas menjadi 157.700 meter persegi dengan panjang dermaga 350 meter dan selanjutnya menjadi luas 160.000 meter dengan panjang dermaga 350 meter.
Pembiayaan pelabuhan tersebut bersumber dari pinjaman Islamic Development Bank senilai 87,55 juta dolar AS, juga berasal dari Pelindo, dengan anggaran Rp3,19 triliun.
Dengan fasilitas yang tersedia di pelabuhan itu, diharap laju bongkar muat barang terus lancar untuk mendorong percepatan distribusi barang demi kemajuan ekonomi masyarakat di daerah itu juga merambah ke daerah lainnya di Nusantara. Setidaknya semangat tol laut untuk menkoneksikan komunikasi antarpulau oleh Presiden Joko Widodo saat ini bisa terus terjadi demi kemakmuran rakyat yang berkeadilan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.