Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelabuhan Belawan: Urat Nadi Ekonomi Sumatera

Adi Rianghepat , Jurnalis-Sabtu, 16 Maret 2019 |13:59 WIB
Pelabuhan Belawan: Urat Nadi Ekonomi Sumatera
Foto: Pelindo
A
A
A

Pada tahun 1938, Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Hindia-Belanda. Dan Pelabuhan Belawan menjadi tempat persinggahan kapal-kapal samudra dari maskapai pelayaran. Akan tetapi, pada rentang tahun 1940-1942 ekspor dari Pelabuhan Belawan terhenti karena seringnya pesawat-pesawat pembom Jepang menyerang Belawan dan Polonia Medan, tatkala Jepang memaklumkan perang terhadap Amerika, Inggris dan Belanda.

Belawan Kekinian

Sebagai negara kepulauan dan untuk kepentingan konektivitas antarpulau dan daerah, Pelabuhan Belawan terus diperbaharui sesuai kepentingan dan pemanfaatnya. Sejak kemerdekaan Indonesia, Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan internasional karena letaknya sangat strategis di pinggir pantai.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan lalu menata dan menjadikannya sebagai pelabuhan barang domestik. Sementara internasional akan dikhususkan ke Pelabuhan Kuala Tanjung. Kuala Tanjung dipilih sebagai pelabuhan hubungan internasional karena didukung dengan fasilitas. Di antaranya sisi dermaga yang dalam, sehingga bisa ditambat oleh kapal besar.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement